Selasa, 03 Maret 2015

Kita Pasti Bisa Bila Kita Berpikir Kita Bisa


Ya, kita pasti bisa bila kita berpikir kita bisa. Ini adalah sebuah prinsip untuk menjalani kehidupan yang dapat mengantar banyak orang kepada keberhasilan yang besar.

Tanamkan dalam pikiran kita, bahwa kita akan, bahkan harus meraih keberhasilan. Jangan biarkan benih kegagalan tumbuh, berkembang dan berfotosintesis di dalam pikiran kita. Sebab, pikiran bagaikan lahan subur yang dapat menumbuhkan benih apapun yang kita tumbuhkan dalam pikiran kita.

Tanamkan dalam pikiran kita bahwa kita harus menyelesaikan segala urusan dan masalah yang kita  hadapi. Tanamkan juga keyakinan dalam pikiran kita. Orang-orang beriman adalah orang-orang yang memiliki keyakinan besar terhadap Allah. Kita harus yakin adanya Allah dan adanya hari akhir.

Dalam hal ini, Nabi Muhammad SAW bersabda :

“Tinggalkan sesuatu yang meragukanmu kepada yang tidak meragukan, karena sesungguhnya kebenaran itu tetap. Sedangkan dusta itu keragu-raguan.”

Dr. David J. Schwartz menulis, “Perhatikanlah orang yang berjalan dengan kaki terseret dalam keadaan pas-pasan. Ia percaya, dirinya kurang berharga, sehingga ia pun hanya menerima sedikit. Ia tidak percaya bahwa dirinya dapat melakukan hal-hal besar, dan ia pun tidak mampu melakukan hal-hal besar. Ia percaya bahwa dirinya tidak penting, maka semua yang ia  kerjakan mempunyai tanda tidak penting. Sementara waktu berlalu tidak adanya kepercayaan diri ini, terlihat dalam cara ia berbicara, berjalan, dan bertindak.”

Maka, jadilah orang yang selalu berpikir sukses, jangan berpikir gagal. Ingatkan diri kita secara teratur, bahwa kita lebih baik dari yang kita kira. Milikilah kepercayaan yang besar, karena besar kecilnya keberhasilan kita, sangat ditentukan oleh besar kecilnya kepercayaan kita. Lalu, berpikirlah positif, sebab berpikir positif adalah sebuah kekuatan. Berpikir positif tidak semata-mata membuat sesuatu menjadi lebih baik, bahkan lebih dari itu. Berpikir positif dapat mengubah kekalahan menjadi kemenangan, musuh menjadi sahabat, masalah menjadi kebiasaan, dan seterusnya.


Kita harus senantiasa berpikir tentang hal-hal positif, tentang sukses, dan bukan kegagalan. Kita harus memiliki keyakinan dan membuang jauh-jauh keraguan kita. Berpikirlah positif, dan gapailah semua harapan-harapan yang selama ini kita harapkan. J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar