Pada umumnya kita beranggapan bahwa kebahagiaan
hanya ada jika dalam keadaan senang. Tidak ada kebahagiaan jika hidup susah dan
sengsara. Lalu, kita pun selalu mengkondisikan diri kita, hati kita, untuk
menerima dan merasakan yang enak-enak saja. Karena kesusahan dan penderitaan
hanya akan merenggut kebahagiaan kita.
Lalu, suatu saat kesusahan datang. Karena memang
demikianlah keberadaannya. kesusahan akan menyertai hidup manusia, karena
kesusahan juga bagian dari hidup kita.
Tapi. Kita terlanjur bersikap untuk tidak mau
memberi tempat pada diri dan di dalam kehidupan kita untuk tidak ada tempat
untuk susah, tidak ada tempat untuk tangis, untuk sakit, untuk kekalahan, dan
lainnya.
Lalu apa yang terjadi jika kita mengalami
kesusahan? Karena itu, kita harus ingat bahwa “senang dan susah itu datang
silih berganti dalam kehidupan. Terimalah kenyataan, bahwa suatu saat anda juga
akan mengalami kesusahan.
Q.S Al-Hadid ayat 22
Artinya : tiada suatu bencanapun yang menimpa di
bumi ini dan tidak ada pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab
(Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu
adalah mudah bagi Allah.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar