Mengapa seseorang merasa takut? Kapan orang merasa takut? Dimana orang merasa takut? Bagaimana bisa dia merasa takut? Dan, kepada siapakah dia merasa takut?
Disini saya akan
mengajak anda untuk memahami bahwa ternyata ketakutan seseorang terjadi karena
beberapa hal.
1.
Rasa percaya diri yang rendah
Pada saat seseorang tidak mengetahui informasi
tentang suatu hal, mungkin ia akan menempatkan diri pada posisi yang kurang
tepat. Apabila seseorang merasa lebih mengetahui, ia akan mempunyai keberanian
dan terbebas dari ketakutan yang seharusnya memang tidak diperlukan. Namun,
apabila orang tersebut memperkirakan bahwa ia tidak dapat mengatasi masalah
yang terjadi, maka ketakutan akan membayang-bayanginya.
2.
Menghadapi kejadian saat ini menggunakan
pengalaman masa lalu
Seseorang menceritakan bahwa ia takut saat
berada di keramaian. Ternyata di pengalaman masa kecilnya, ia pernah terpisah dengan
orang tuanya saat berada di tempat yang ramai. Setelah beranjak dewasa, dia
benar-benar tidak berani berada di tempat ramai, ia akan merasa sangat ketakutan
dan seluruh tubuhnya menggigil.
3.
Merasa tidak nyaman di zona yang ia sebut comfort zone
Seringkali orang menyebut situasi dimana
seseorang ingin mempertahankan hasil yang sudah dicapainya sebagai zona
nyaman atau “comfort zone”. Benarkah orang tersebut merasa nyaman di zona yang dialaminya saat
itu? Saya yakin apabila ditanyakan pada mereka, maka sebenarnya mereka akan
menjawab “Tidak”.
Pada saat seseorang ingin mempertahankan kondisi
yang disebutnya “comfort zone”, saat itu sebenarnya ia sedang terperangkap
dalam ketidaknyamanan hidupnya. Mengapa? Sebab, ia akan melakukan segalanya
agar ia dapat mempertahankan apa yang ia dapatkan. Hingga timbul kekhawatiran
dan ketakutan jika ia kehilangan semua yang telah ia miliki.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar